Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis kambing unggul dan menguntungkan

ternak-kambing-menguntungkan
Jenis Kambing anakan PE

Beberapa jenis kambing yang tersebar di Indonesia menyukai daerah yang tergolong kering dan berbukit atau daerah pegunungan. Kambing adalah hewan yang takut pada air. Namun, untuk menjaga kesehatannya, sebaiknya dimandikan minimal sebulan sekali.

Kambing digolongkan dalam dua type, yaitu :
  1. Kambing Potong (Penghasil daging)
  2. Kambing Dwi-guna (penghasil daging dan susu)
Berdasarkan tujuan pemeliharaan, dibedakan menjadi :

  1. Pembibitan.
  2. Penggemukan.


Memelihara ternak ini tidak terlalu sulit, karena selain jinak, makanannya juga cukup beragam. Berbagai jenis rumput dan hijauan. Di beberapa daerah, ada yang memakan berbagai macam limbah rumah tangga bahkan mau memakan kertas koran. Ini sih yang punya kambing kelewatan..heu heu

Jenis kambing yang telah dikenal oleh masyarakat umum adalah, Kambing Kacang, PE (Peranakan Etawa), Etawa, dan yang paling gendut ada kambing Boer.

Jenis kambing yang saya sebutkan diatas, bisa beradaptasi dengan kondisi tropis basah di Indonesia. Kambing Kacang mempunyai keistimewaan dalam hal prolifikasi (beranak kembar) dan interval (jarak) beranak yang pendek di bandingkan kambing PE.

Sedangkan jenis kambing yang dikembangkan dan dibudidayakan sebagai kambing potong adalah kambing Boer. Berikut akan saya bahas satu persatu.

Kambing kacang


Merupakan kambing yang pertama kali dikembangkan di Indonesia. Kambing kacang termasuk ras unggul yang memiliki badan kecil.

Di Jawa, kambing ini di sebut kambing Jawa. Kambing kacang tidak memiliki garis keturunan yang khusus karena sebagian besar sistem perkawinannya terjadi di lingkungan yang  lapang.

Ciri-ciri Kambing Kacang :
  1. Badan kecil, pendek
  2. Telinga pendek tegak 
  3. Leher pendek 
  4. Punggung meninggi. 
  5. Jantan dan betina bertanduk.
  6. Tinggi badan jantan dewasa rata-rata 60 – 65 cm. 
  7. Betina dewasa 56 cm. 
  8. Bobot dewasa untuk betina rata-rata 20 kg dan jantan 25 kg

Kambing PE (peranakan Etawa)


Kambing Peranakan Etawa (PE) merupakan persilangan antara kambing Kacang dengan Kambing Etawa. Hasil silangan tersebut telah mampu beradaptasi dengan iklim dan kondisi alam di Indonesia.

Ciri-ciri Kambing PE :
  1. Telinganya panjang dan terkulai sampai dengan 18 – 30 cm
  2. Warna bulu bervariasi dari coklat muda sampai hitam. 
  3. Bulu Kambing PE jantan bagian atas leher/pundak lebih tebal dan agak panjang, sedang yang betina bulu panjangnya hanya terdapat pada bagian paha. 
  4. Bobot badan jantan dewasa  40 kg dan betina  35 kg.  tinggi pundaknya 76-100 cm.

Kambing Etawa


Kambing etawa adalah kambing didatangkan dari India yang juga disebut kambing Jamnapari. Tinggi kambing jantan berkisar antara 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina hanya mencapai 92 sentimeter. Bobot yang jantan bisa mencapai 91 kilogram, sedangkan betina hanya mencapai 63 kilogram. Wikipedia


Ciri-ciri Kambing etawa :
  1. hidung melengkung dan rahang bawah lebih menonjol.
  2. Memiliki daun telinga panjang dan terkulai ke bawah.
  3. Memiliki perawakan tinggi besar. Etawa jantan bisa mencapai tinggi gumba antara 90-127 cm dan betina bisa mencapai tinggi hingga 92 cm.
  4. Bobot kambing etawa jantan bisa mencapi 92 kg dan yang betina mencapai bobot 63 kg.
  5. Kambing etawa memiliki tanduk yang mengarah ke belakang dan ke samping

Kambing Boer


Kambing Boer adalah kambing yang asalnya berasal dari Afrika Selatan. Kambing boer memiliki pertumbuhan yang sangat cepat sehingga sangat tepat untuk dikembangkan sebagai kambing pedaging

Kambing boer memiliki daya tahan yang bagus terhadap perubahan lingkungan sehingga tidak mudah terserang penyakit. Kambing ini dapat hidup di kawasan semak belukar, lereng gunung berbatu atau padang rumput. Tanaman semak dan daun-daunan lebih disukai kambing ini dibanding rumput.

Ciri-ciri Kambing Boer :
  1. Bulu agak panjang,
  2. Bertanduk,  
  3. Warna bulu coklat pada bagian leher dan kepala, pada bagian badan dan kaki berwarna putih. 
  4. Telinganya panjang dan terkulai. 5. Berat badan betina dewasa  60–75 kg.

Demikian pembahasan tentang jenis kambing pedaging yang menguntungkan. Untuk sukses beternak kambing, harus memperhatikan pakan unggulan agar hasil maksimal.

Posting Komentar untuk "Jenis kambing unggul dan menguntungkan"