Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bisnis Kelinci : Modal kecil untung besar

Peluang dan Prospek Bisnis Kelinci Potong



peluang dan prospek bisnis kelinci potong


Kelinci adalah hewan piaraan yang disukai banyak orang karena bentuknya yang lucu dan menggemaskan. Dibalik bentukya yang lucu, ternyata kelinci mempunyai peluang usaha yang sangat besar.

Banyak orang yang beralih profesi menjadi peternak kelinci, karena ternak kelinci dapat memberikan keuntungan finansial yang cukup menjanjikan.

Usaha beternak dan menggemukkan kelinci menjanjikan untung besar, bisa mencapai 200 %. Permintaannya terus meningkat dan belum bisa dipenuhi peternak. Modalnya kecil dan pemeliharaannya tidak sulit.

Peluang pasar daging kelinci ini memang masih menganga. Keuntungannya pun tak kalah dengan usaha penggemukan sapi atau kambing. Namun, lantaran belum banyak yang mengetahui tata cara beternak dan menggemukkan kelinci, orang yang menekuni usaha ini masih langka.

Selama ini, kelinci memang banyak dijadikan hewan piaraan ketimbang diternakkan secara serius. Karena itulah, daging kelinci sangat sulit ditemukan di pasaran.

Informasi Biologis Kelinci


Data biologi dasar kelinci :
Rentang usia hidup         : 6 - 13 tahun
Volume urin : 20 - 250 ml
Masukan air : 50 - 100 ml
Suhu lingkungan optimum : 15 - 20 celcius
Suhu rektal tubuh : 38,5 - 40 celcius
Subnormal : 38 - 40 celcius
Meningkat : 40,6 celcius
Detak jantung : 130 - 325 bpm
Tingkat kecepatan pernafasan : 32 - 60 bpm
Volume darah : 55 - 65 ml  

Data reproduksi kelinci : 
Pubertas         : 4 - 5 bulan
Menurunnya testis : 10 - 12 minggu
Usia neuter : 3 bulan pejantan, 5 bulan betina
Interval ketidaksuburan : 4 minggu
Diagnosis kehamilan : 10 - 12 hari
Masa kehamilan : 30 - 32 hari
Jumlah anakan : Rata-rata 5 - 8
Berat kelahran : 40 - 100 gr
Mata terbuka : 7 hari
Menyusui : 4 - 6 minggu  

Baca juga : Cara beternak kelinci

Klasifikasi Biologis Kelinci : 
Menurut sistem Binomial, bangsa kelinci diklasifikasikan sebagai berikut :
Ordo         : Lagomorpha
Famili : Leporidae
Sub famili : Leporin
Genus : Lepus, Orictolagus
Spesies : Lepus spp, Orictolagus spp  
Jenis yang umum  diternakkan adalah American Chinchilla, Angora, Belgian, Californian, Dutch, English Spot, Flemish, Giant, Havana, Himalayan, New Zealand Red, White dan Black, Rex Amerika.

Kelinci lokal yang ada sebenarnya dari Eropa yang telah bercampur dengan jenis lain, sehingga sulit dikenali lagi. Jenis New Zealand White dan Californian sangat baik untuk produksi  daging. Sedangkan Angora baik untuk bulu.


Petunjuk beternak kelinci bagi pemula 

Berikut ini adalah sejumlah tips yang bisa diaplikasikan bagi kita yang tergolong pemula dalam dunia peternakan kelinci.
  • Jangan membeli kelinci anakkan di bawah umur 2 bulan. Itu akan mengakibatkan kelinci mudah mati.
  • Kelinci di bawah umur 3 bulan sangat rawan dibawa pergi jauh melewati 100 km perjalanan.
  • Jangan percaya kelinci tidak boleh dikasih air minum. Semua mahluk hidup butuh air minum, terlebih kelinci anakan yang baru saja dipisahkan dari induknya.
  • Kangkung bukan pakan terbak. Setiap tanaman berjenis berbambu, berpotensi menyimpan gas.
  • Jangan percaya musim hujan menyebabkan banyak kematian. Bukan soal musim hujannya, tapi soal kelembaban dan kebersihan yang jadi masalah. Kalau bisa ditangani dengan baik, dijamin tidak akan banyak kematian.
  • Pakan kelinci adalah rumput. Anak kelinci dibawah 3 bulan lebih cocok rumput daripada pelet. Pemberian pelet (pakan padat lain), seperti ampas tahu atau bekatul boleh diberikan, tetapi hanya sedikit.
  • Penyebab kudis/budugen hanya satu, yaitu kandang jorok. Kuku kelinci yang sering menginjak kotoran, biasanya menularkan penyakit kudis ke telinga.
  • Wortel sangat baik untuk kelinci anakan maupun kelinci dewasa.
Demikian informasi yang bisa saya berikan berkaitan dengan persiapan usaha ternak kelinci dengan modal kecil untung besar.

Salam

Posting Komentar untuk "Bisnis Kelinci : Modal kecil untung besar"